Tuturpedia.com – Kabar duka datang dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (7/2/2026) di usia 33 tahun setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang.
Benny bukan sekadar pemimpin daerah biasa. Lahir di Boyolali pada 14 April 1992, ia tumbuh besar di Jawa Tengah dan menapaki jenjang pendidikannya secara konsisten di tanah kelahirannya. Setelah menamatkan SMA Negeri 1 Klaten, ia melanjutkan studi ke Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, jurusan Manajemen, dan lulus pada 2015. Ambisinya tidak berhenti di situ, ia kemudian menuntaskan pendidikan magister di bidang Administrasi Bisnis di kampus yang sama pada 2019.
Benny dikenal bukan hanya sebagai politisi muda yang punya visi, tetapi juga sebagai pengusaha yang berenergi. Sebelum aktif dalam dunia pemerintahan, ia memimpin beberapa usaha termasuk PT. Benny Putra Mandiri serta menginisiasi sejumlah usaha lokal di Klaten seperti Arena Kuliner Delanggu dan Sentral Oli dan Motor Delanggu. Keterlibatannya dalam komunitas bisnis dan organisasi seperti Paguyuban Pertashop Jateng DIY dan komunitas penggilingan padi di wilayahnya menunjukkan komitmennya untuk ikut menggerakkan ekonomi lokal.
Jejak profesionalnya kemudian berkembang ke ranah politik. Bergabung dengan Partai Gerindra, Benny mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Klaten dalam Pilkada 2024 bersama Hamenang Wajar Ismoyo. Pasangan ini berhasil meraih dukungan mayoritas dan resmi menjabat untuk periode 2025–2030, menjadikannya salah satu pemimpin muda yang cukup diperhitungkan di daerahnya.
Selama masa jabatannya, Benny dikenal sebagai sosok yang berbaur dengan masyarakat, dengan cara kerja yang tegas namun tetap humanis. Ia kerap hadir langsung di tengah warga, mendengarkan aspirasi sekaligus mendorong berbagai program yang menyentuh lapisan masyarakat luas.
Dalam kesehariannya, ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan keluarga. Benny meninggalkan seorang istri dan dua anak, yang selama ini menjadi penyemangatnya dalam menjalani kehidupan pribadi dan profesional.
Kepergian Benny meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Klaten dan lingkungan pemerintahan setempat. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai pihak, menandai betapa besarnya pengaruh yang ditinggalkannya meskipun usianya masih sangat muda.***
