Semarang, Tuturpedia.com – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Jawa Tengah. Putri ketiga Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Tahani Ahla Al Amani (10), berhasil meraih medali perak (silver medal) dalam ajang Regional GREENMECH Programmer 2026, sebuah kompetisi coding dan robotik berbasis konsep energi hijau dan ekonomi sirkular.
Kompetisi tersebut digelar oleh Rumah Edukasi di Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), Sabtu (10/01), dan diikuti pelajar dari berbagai sekolah di Jawa Tengah. Senin, (12/01/2026).
Siswi kelas 4 SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang yang akrab disapa Kak Ahla ini tampil dalam kategori beregu bersama timnya, Cosmic 1C, mewakili sekolahnya.

“Alhamdulillah, Kak Ahla dan tim Cosmic 1C berhasil meraih medali perak sekaligus mendapatkan voucher hadiah senilai Rp800 ribu. Ini prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah kami,” ujar wali kelasnya, Nur Ulfah Maulida (Mrs Maulida).
Menurutnya, setelah keberhasilan di tingkat regional, Kak Ahla dan tim dijadwalkan akan melaju ke kejuaraan nasional di Bandung pada 24 April 2026, dan berpeluang mengikuti kompetisi internasional di Thailand pada Agustus 2026.
“Insya Allah setelah nasional, juga akan lanjut ke tingkat internasional di Thailand,” imbuhnya.
Tak hanya di bidang teknologi, Kak Ahla juga tercatat pernah meraih prestasi di bidang seni, yakni Juara Harapan II lomba paduan suara SJSS.
Tahani Ahla Al Amani merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen dan Hj. Nawal Arafah Yasin, (Ning Nawal). Anak pertama bernama Neil Amal Al Fayed, kedua Tazkiyah Al Khalad, dan yang bungsu Nabigh Taj Maimoen.
Dalam kompetisi GreenMech Programmer, peserta ditantang membangun mesin Rube Goldberg yang kompleks untuk menyelesaikan tugas sederhana, dengan menggabungkan prinsip STEM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) serta isu keberlanjutan lingkungan.
Ajang ini memiliki beberapa kategori, di antaranya GreenMech Basic, Advanced, Junior Science, Junior Programmer, dan Robot for Mission (R4M). Bahkan, perwakilan Indonesia dari kompetisi ini kerap menorehkan prestasi di tingkat internasional.















