Blora, Tuturpedia.com — Wakil Bupati Blora Sri Setyorini turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Kamolan menyusul derasnya keluhan masyarakat terkait kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Blora tersebut menjadi respons cepat atas berbagai aduan dari penerima manfaat yang belakangan ramai diperbincangkan.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satgas MBG Blora, Sri Setyorini menegaskan pentingnya pengawasan langsung di lapangan.
“Banyak masukan dan keluhan dari masyarakat terkait SPPG Kamolan. Sebagai pengurus satgas, kami harus turun langsung. Kehadiran saya di sini untuk menindaklanjuti aduan dari penerima manfaat atas apa yang diberikan oleh SPPG ini,” tegasnya, Rabu (18/3/2026).

Dalam sidak tersebut, ia meminta pengelola memberikan penjelasan terbuka terkait menu makanan yang sempat dikeluhkan. Menurutnya, setiap persoalan harus menjadi bahan evaluasi serius, bukan sekadar berhenti tanpa perbaikan.
“Kalau memang ada kesalahan, harus ada pembenahan menyeluruh agar tidak terulang. Tidak boleh setiap ada persoalan hanya berhenti di situ,” ujarnya.
Tak hanya soal kualitas makanan, Sri Setyorini juga menyoroti persoalan krusial lainnya, yakni belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur SPPG Kamolan. Ia menilai hal ini sebagai pelanggaran serius terhadap standar operasional.
Pemerintah pun memberikan tenggat waktu tegas hingga April mendatang untuk melengkapi fasilitas tersebut. Jika tidak dipenuhi, penutupan sementara akan menjadi langkah yang diambil.
“SPPG Kamolan ini belum mempunyai IPAL. Kami tunggu sampai April. Kalau sampai saat itu masih belum ada, maka SPPG Kamolan akan kami tutup sementara. Saya harus bertindak tegas,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua SPPG Kamolan, Muhammad Arif Rohman Aziz, menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera memenuhi tuntutan tersebut.
“Sebelum April kami siap untuk mewujudkannya, terkait IPAL,” ujarnya singkat.
Sidak ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir kelalaian dalam program strategis seperti MBG, yang menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda.













