Indeks

Makna 17 Februari 2026: Libur Imlek dan Berbagai Peringatan Global dalam Satu Hari

Jakarta, Tuturpedia.com – Tanggal 17 Februari 2026 menjadi hari yang istimewa karena tidak hanya diperingati sebagai Tahun Baru Imlek, tetapi juga bertepatan dengan sejumlah peringatan penting lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Di Indonesia, 17 Februari 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Perayaan Imlek merupakan momen penting bagi masyarakat Tionghoa yang dirayakan berdasarkan kalender lunar. Tahun Baru Imlek identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga, sembahyang leluhur, berbagi angpao, serta doa dan harapan untuk keberuntungan di tahun yang baru. Di Indonesia, Imlek telah menjadi bagian dari keberagaman budaya yang diakui secara resmi sebagai hari libur nasional.

Penetapan Imlek sebagai hari libur memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan dengan khidmat sekaligus mempererat tali silaturahmi. Selain menjadi momen religius dan budaya, Imlek juga berdampak pada sektor ekonomi, terutama pariwisata, kuliner, dan pusat perbelanjaan yang biasanya mengalami peningkatan aktivitas.

Ornamen khas seperti lampion merah dan dekorasi bernuansa emas turut meramaikan suasana di berbagai kota.
Namun, 17 Februari 2026 tidak hanya tentang Imlek.

Tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Transisi TV Analog ke Digital. Peringatan tersebut menjadi pengingat atas transformasi besar dalam sistem penyiaran di Indonesia yang telah beralih dari siaran analog ke digital. Perubahan ini menghadirkan kualitas gambar dan suara yang lebih jernih serta penggunaan spektrum frekuensi yang lebih efisien.

Digitalisasi penyiaran juga membuka peluang lahirnya lebih banyak saluran televisi dan konten kreatif. Selain meningkatkan kualitas tayangan, sistem digital dinilai lebih ramah terhadap perkembangan teknologi komunikasi modern. Peringatan ini menjadi refleksi atas kemajuan teknologi yang terus bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat.

Di tingkat internasional, 17 Februari juga diperingati sebagai Hari Roh Manusia Sedunia atau World Human Spirit Day. Peringatan ini bertujuan untuk mendorong refleksi mengenai kekuatan batin, ketahanan mental, serta nilai-nilai kemanusiaan. Momentum ini mengajak masyarakat dunia untuk memperkuat empati, solidaritas, dan semangat positif dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Selain itu, tanggal yang sama juga bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Korea atau Seollal di Korea Selatan. Seollal merupakan salah satu hari raya terbesar di Korea Selatan yang dirayakan berdasarkan kalender lunar. Tradisi Seollal meliputi penghormatan kepada leluhur, mengenakan hanbok, hingga menyantap makanan khas seperti tteokguk yang melambangkan pertambahan usia dan harapan baru.

Tidak hanya Korea Selatan, Vietnam pun merayakan Tahun Baru lunar yang dikenal sebagai Tet Nguyen Dan pada 17 Februari 2026. Perayaan Tet di Vietnam menjadi momen paling penting dalam kalender budaya masyarakat setempat. Tradisi ini identik dengan mudik, membersihkan rumah, menghias dengan bunga khas, serta berkumpul bersama keluarga untuk menyambut tahun yang baru.

Kesamaan waktu perayaan di berbagai negara Asia Timur dan Asia Tenggara ini menunjukkan kuatnya pengaruh kalender lunar dalam tradisi budaya kawasan tersebut. Meski memiliki nama dan tradisi berbeda, Imlek, Seollal, dan Tet sama-sama menekankan nilai keluarga, penghormatan kepada leluhur, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Dengan beragamnya peringatan yang jatuh pada 17 Februari 2026, tanggal ini menjadi simbol pertemuan antara budaya, teknologi, dan refleksi kemanusiaan. Di satu sisi, masyarakat merayakan pergantian tahun lunar dengan penuh sukacita. Di sisi lain, dunia juga diajak untuk mengingat kemajuan teknologi penyiaran dan memperkuat semangat kemanusiaan global.

Kombinasi peringatan nasional dan internasional tersebut menjadikan 17 Februari 2026 sebagai hari yang tidak hanya bermakna bagi satu kelompok tertentu, tetapi juga relevan secara luas. Dari perayaan budaya hingga refleksi nilai kemanusiaan, tanggal ini menghadirkan pesan bahwa keberagaman tradisi dan perkembangan zaman dapat berjalan beriringan dalam kehidupan modern.

Exit mobile version