Ngawi, Tuturpedia.com – Suasana tenang di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendadak berubah mencekam pada Rabu malam. Sebuah ledakan keras yang terjadi sekitar pukul 18.51 WIB mengguncang gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pusat produksi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kamis, (09/04/2026).
Dentuman yang memekakkan telinga tersebut sontak membuat warga sekitar panik. Getaran ledakan bahkan dirasakan hingga ke rumah-rumah penduduk di sekitar lokasi kejadian.
Insiden ini menyebabkan satu orang korban luka serius. Ia adalah Angga Mohamad Tohari (28), warga Desa Kandangan, yang saat kejadian berada di dalam area gedung. Angga tidak sempat menyelamatkan diri sepenuhnya dan mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Rekan-rekan korban yang berada di lokasi langsung sigap memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya Angga dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif oleh tim medis.
Sapar, salah satu warga setempat, mengaku terkejut dengan kerasnya suara ledakan tersebut. “Suara ledakannya sangat keras, sampai terasa getarannya ke rumah,” ungkapnya. Rabu, (08/04).
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Dugaan awal mengarah pada kebocoran gas elpiji yang digunakan pada alat pengering ompreng di dapur SPPG.
“Dugaan sementara, ledakan dipicu kebocoran gas elpiji pada alat pengering ompreng. Saat ini kami masih mendalami penyebabnya dan telah memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk kepala dapur SPPG,” jelas AKP Jais Bintoro.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat fasilitas SPPG merupakan bagian dari program pemenuhan gizi masyarakat. Warga berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan operasional agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
