News  

Kuningan Punya 182 SPPG dan 7.400 Relawan, Potensi Infak Dinilai Bisa Perkuat Bantuan Sosial

TUTURPEDIA - Kuningan Punya 182 SPPG dan 7.400 Relawan, Potensi Infak Dinilai Bisa Perkuat Bantuan Sosial
banner 120x600

Kuningan, Tuturpedia.com – Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memiliki potensi besar untuk memperkuat kegiatan sosial melalui Gerakan SPPG Berinfak. Dengan jumlah 182 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan sekitar 7.400 relawan, partisipasi sukarela dari lingkungan pelayanan tersebut dinilai dapat memperluas dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sekretaris Satgas Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan, Ramdan, menyambut positif gerakan yang diinisiasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan tersebut. Selasa, (13/10/2026).

Menurutnya, keterlibatan pegawai dan relawan SPPG dalam menyalurkan infak berpotensi memperbesar penghimpunan dana sosial apabila gerakan itu diikuti oleh lebih banyak satuan pelayanan.

“Kami menyambut baik gerakan ini. Semoga gerakan ini akan diikuti oleh SPPG lainnya,” ucap Ramdan.

Dilansir dari berbagai sumber medsos, pada Senin, (12/10). Ia menyebutkan, Kabupaten Kuningan saat ini memiliki 182 SPPG dengan total sekitar 7.400 relawan. Jumlah tersebut menjadi potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan dan bantuan sosial.

Apabila semakin banyak relawan berpartisipasi secara sukarela, dana infak yang terkumpul diharapkan mampu memperkuat dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Gerakan SPPG Berinfak sendiri telah dimulai melalui penyaluran infak dari pegawai dan relawan SPPG Sindangsari 3 di Kecamatan Sindangagung serta SPPG Dukuh Tengah di Kecamatan Maleber.

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, Yusron Kholid, mengatakan dana yang dihimpun akan dimanfaatkan untuk mendukung program sosial, termasuk membantu keluarga relawan SPPG yang membutuhkan bantuan.

Keluarga relawan yang memerlukan dukungan dapat mengajukan permohonan kepada Baznas Kuningan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Yusron berharap inisiatif dua SPPG tersebut dapat menjadi contoh bagi satuan pelayanan lainnya. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah SPPG telah menyampaikan rencana untuk menyalurkan infak melalui Baznas dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kepala SPPG Sindangsari 3 Kuningan, Alfan, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga keberlanjutan gerakan tersebut dengan mengarahkan pegawai dan relawan agar membiasakan diri berbagi.

Gerakan ini diharapkan berkembang menjadi budaya kepedulian sosial di lingkungan SPPG. Dengan demikian, potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kuningan tidak hanya tercermin dari jumlah satuan pelayanan dan relawannya, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.

tuturpedia.com - 2026