Tuturpedia.com — Anies Baswedan, capres nomor urut 01, membahas pembangunan 40 kota setara Jakarta yang disebutkan Cak Imin, cawapres pasangannya, pada debat cawapres 2024 lalu.
Anies berikan penjabaran rencana tersebut pada acara Desak Anies yang diadakan di Pontianak, Kalimantan Barat pada Selasa (26/12/2023).
Pembangunan 40 kota ini sempat menjadi perdebatan di banyak kalangan, lantaran rencana tersebut terlalu sulit untuk direalisasikan, terutama dalam masa pemerintahan kepresidenan yang pendek, yakni 5 tahun.
Melansir langsung dari Desak Anies di Pontianak pada Selasa, 26 Desember 2023, Anies menjawab bahwa pembangunan 40 kota ini bukan berarti pembangunan banyak lahan kosong untuk menjadi kota-kota tersebut.
Pembangunan 40 kota yang dimaksud oleh Cak Imin pada debat cawapres adalah proses upgrade beberapa kota yang potensial untuk menjadi penggerak ekonomi seperti Jakarta.
Rencana tersebut sebagai solusi untuk mencegah urbanisasi yang diperkirakan akan meningkat pesat pada 2050.
“Kami tidak berencana membuat kota baru, bukan. Kenapa kita mengantisipasi pembangunan peningkatan kota-kota di Indonesia di-upgrade kira-kira 40-an kota? Karena urbanisasi akan terjadi dan sudah terjadi hari ini. 57% penduduk Indonesia tinggal di perkotaan diperkirakan di tahun 2050. 27 tahun lagi 70% penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan. Bahkan ada yang menyebut 75%,”jelas Anies.
Anies menyebutkan Jakarta sebagai contoh. Urbanisasi yang kian meningkat di Jakarta menyebabkan beberapa problem yang berimbas kepada kerugian warganya.
“Bila kita tidak segera melakukan upgrade atas kota-kota yang ada di seluruh Indonesia, maka yang terjadi adalah kota-kota itu akan mengalami problem seperti yang Jakarta pernah alami. Problem sanitasi, problem pengelolaan air bersih, problem pengelolaan limbah, problem pengelolaan transportasi, problem pengelolaan lahan untuk tempat tinggal,” jelas Anies.
Untuk mencegah urbanisasi ini, kira-kira sekitar 40 kota perlu ditingkatkan potensinya untuk menjadi penggerak ekonomi negara. Peningkatan ini ditargetkan setara dengan kota Jakarta.
“Di-upgrade apanya? Yang saya sebutkan tadi, transportasi umum untuk semua tempat, di-upgrade fasilitas air bersihnya, di-upgrade pengelolaan limbahnya, di-upgrade terkait dengan sanitasinya, supaya kota-kota ini siap untuk menjadi rumah bagi begitu banyak orang di dekade-dekade ke depan. Itulah antisipasi kita ke depan, dan kita akan mengantisipasi urbanisasi itu sebagai sesuatu yang akan terjadi, supaya tidak mengalami seperti yang kami alami di Jakarta lalu,”papar Anies.
Untuk sumber dananya, Anies menyebutkan bahwa dana yang digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat dialokasikan untuk upgrade potensi 40 kota tersebut agar setara kemajuannya dengan Jakarta, termasuk Pontianak.
“Kami yakin, dengan anggaran yang setara seperti yang digunakan untuk membangun satu titik namanya Nusantara itu (IKN), bila dimanfaatkan untuk lebih dari 40 kota, kita bisa mengubah 40 kota ini menjadi lebih maju,” pungkas Anies.***
Penulis: Ainusshoffa Rahmatiah
Editor: Nurul Huda















