Tuturpedia.com – KINGDOM mengumumkan bahwa mereka akan melakukan comeback pada Oktober 2023 mendatang.
Pada Selasa (19/9/2023), boy grup yang debut pada 2021 ini mengumumkan berita perilisan mini album ketujuh yang bertajuk ‘History Of Kingdom: PartVII. Jahan‘ pada 18 Oktober KST.
Desain dari album tersebut membuat heboh publik lantaran memiliki kemiripan dengan kitab suci agama Islam, Al-Qur’an.
Setelah pengumuman tersebut, netizen langsung membahas masalah tersebut serta menuntut agensi GF Entertainment untuk mengubah cover album.
Salah satu netizen yang mengungkapkan kekesalannya adalah pemilik akun Twitter @TH******, ia mengatakan bahwa ini adalah perilaku yang tidak sopan.
“Kami benar-benar lelah, seperti melihat semua perilaku tidak sopan ini ketika mayoritas penggemar K-pop / K-Drama adalah Muslim,” cuitnya (telah diterjemahkan).
Bahkan kabar ini juga telah menyebar di Indonesia melalui base Twitter @tanyakanrl pada Kamis (21/9/2023) pukul 18.00.
Tanggapan Agensi KINGDOM, GF Entertainment
Menyusul dari kehebohan tersebut, GF Entertainment selaku agensi yang menaungi KINGDOM memberikan pernyataan lewat situs Daum Fancafe.
Dalam pernyataan tersebut, GF Entertainment mengucapkan terima kasih kepada para penggemar.
Agensi tersebut juga meminta maaf atas perubahan jadwal yang mendadak. Berikut pernyataan lengkap dari GF Entertainment.
Halo. Ini adalah GF Entertainment. Pertama, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para penggemar yang telah menunjukkan banyak cinta dan minat terhadap KINGDOM.
Mini album ketujuh Kingdom yang dijadwalkan pre-order pada pukul 14.00 hari ini, ‘History of Kingdom: Part VII. JAHAN,’ ditunda karena keadaan internal.
Kami mohon maaf atas kebingungan yang ditimbulkan kepada penggemar karena perubahan jadwal yang tiba-tiba. Kami akan memberi tahu Anda segera setelah jadwal dikonfirmasi. Terima kasih
Meskipun telah memberikan pernyataan, tetapi masih banyak penggemar yang kesal karena pernyataan tersebut tidak mengandung permintaan maaf terhadap agama Islam.
Berdasarkan pernyataan tersebut, agensi hanya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh penundaan jadwal pre-order yang tiba-tiba, serta menyebut keadaan internal sebagai penyebabnya.***
Penulis: Ixora F
Editor: Nurul Huda
