Tuturpedia.com — Fase gugur selalu menghadirkan drama yang tak bisa ditebak. Drawing babak 16 besar Liga Champions Eropa musim ini memunculkan sejumlah laga besar yang berpotensi menjadi “final dini”, sekaligus membuka jalan panjang menuju partai puncak di Puskás Aréna, Budapest, yang dijadwalkan menjadi tuan rumah final 2026.
Mengacu pada format resmi kompetisi yang ditetapkan UEFA, 16 tim yang lolos dari fase grup kembali diundi untuk menentukan pasangan di babak 16 besar, dengan sistem dua leg kandang dan tandang. Regulasi terbaru UEFA juga memastikan tak ada lagi aturan gol tandang sejak 2021/2022, sehingga agregat murni menjadi penentu sebelum perpanjangan waktu dan adu penalti jika diperlukan.

Potensi Big Match di Babak 16 Besar
Dari hasil undian, sejumlah laga sarat gengsi langsung tersaji. Paris Saint-Germain menghadapi Chelsea dalam duel dua kekuatan finansial besar Eropa. Sementara itu, Galatasaray berhadapan dengan Liverpool, laga yang mempertemukan atmosfer panas Istanbul dengan pengalaman panjang The Reds di kompetisi ini.
Real Madrid, pemilik rekor gelar terbanyak Liga Champions, ditantang Manchester City. Pertemuan dua raksasa ini dalam beberapa musim terakhir kerap menjadi sorotan karena kualitas taktik dan kedalaman skuad yang relatif seimbang.
Atalanta akan berhadapan dengan Bayern Munich, menghadirkan kontras gaya antara disiplin Jerman dan intensitas sepak bola Italia.
Di sisi lain bagan, Newcastle United bertemu Barcelona dalam duel yang mempertemukan kebangkitan klub Inggris itu dengan tradisi panjang Blaugrana di Eropa. Atletico Madrid ditantang Tottenham Hotspur, sementara Bodo/Glimt menghadapi Sporting Lisbon dalam laga yang bisa menghadirkan kejutan.
Tak kalah menarik, Bayer Leverkusen meladeni Arsenal. Kedua tim dikenal dengan pendekatan progresif dan permainan menyerang, yang berpotensi menghasilkan pertandingan terbuka.
Jalan Menuju Budapest
Menurut rilis resmi UEFA, final Liga Champions 2026 akan digelar di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria. Stadion berkapasitas lebih dari 60 ribu penonton itu sebelumnya telah menjadi tuan rumah sejumlah laga internasional, termasuk final kompetisi Eropa tingkat klub.
Penunjukan Budapest sebagai tuan rumah merupakan bagian dari rotasi venue final yang ditetapkan UEFA Executive Committee. Federasi Sepak Bola Eropa itu menilai fasilitas stadion, infrastruktur kota, dan pengalaman penyelenggaraan event besar sebagai faktor utama dalam pemilihan lokasi.
Persaingan Inggris Menguat
Menariknya, wakil Inggris tampil dominan dalam undian kali ini dengan kehadiran Manchester City, Liverpool, Arsenal, Newcastle United, Chelsea, dan Tottenham Hotspur. Hal ini mencerminkan konsistensi klub-klub Premier League dalam mengumpulkan koefisien UEFA dan bersaing di level tertinggi Eropa.
Namun sejarah menunjukkan, dominasi di atas kertas tak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. Real Madrid, Bayern Munich, dan Barcelona tetap menjadi kekuatan tradisional yang terbiasa tampil matang di fase gugur.
Format dan Jadwal
Babak 16 besar dimainkan dalam dua leg, dengan tim unggulan fase grup umumnya memainkan leg kedua di kandang. Pemenang agregat melaju ke perempat final, dilanjutkan semifinal, sebelum dua tim terbaik bertemu di partai puncak satu leg di Budapest.
UEFA menegaskan bahwa seluruh tahapan tetap mengacu pada regulasi disiplin, Financial Sustainability Regulations, serta standar integritas kompetisi yang diawasi langsung oleh badan independen.
Fase gugur Liga Champions selalu menyisakan ruang bagi kejutan dan cerita tak terduga. Di atas kertas, sejumlah duel besar sudah menanti. Namun seperti lazimnya sepak bola Eropa, yang paling konsisten dan paling tenang di momen krusial-lah yang biasanya akan berdiri terakhir mengangkat trofi dengan latar langit musim panas Budapest.***














