Geger Temuan Ikan Berulat dan Tahu Busuk di Menu Makan Bergizi Gratis, Wakil Bupati Blora Sidak Penyedia Jasa SPPG Kamolan!

TUTURPEDIA - Geger Temuan Ikan Berulat dan Tahu Busuk di Menu Makan Bergizi Gratis, Wakil Bupati Blora Sidak Penyedia Jasa SPPG Kamolan!
banner 120x600

Blora, Tuturpedia.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora yang seharusnya menjadi solusi peningkatan gizi siswa, justru tercoreng oleh laporan miring. Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pihak penyedia jasa katering setelah menerima laporan masyarakat terkait kondisi makanan yang tidak layak konsumsi di wilayah Kamolan, Kecamatan Blora Kota.

Laporan yang beredar menyebutkan adanya temuan ulat pada lauk ikan bandeng serta kondisi tahu yang sudah membusuk dalam paket menu yang dibagikan kepada siswa.

TUTURPEDIA - Geger Temuan Ikan Berulat dan Tahu Busuk di Menu Makan Bergizi Gratis, Wakil Bupati Blora Sidak Penyedia Jasa SPPG Kamolan!
Dok. Lilik Yuliantoro

Respon Cepat Wakil Bupati

Dalam sidak tersebut, Sri Setyorini tampak geram dan langsung mencecar pihak pengelola dapur terkait standar operasional prosedur (SOP) pengolahan makanan. Ia menegaskan bahwa aspek kesehatan dan kebersihan adalah harga mati dalam program ini. Rabu, (18/03/2026).

“Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita. Saya tidak mau dengar lagi ada ulat di ikan atau tahu yang busuk. Pihak penyedia harus bertanggung jawab penuh atas kualitas bahan baku dan proses memasaknya,” tegas Sri Setyorini di sela-sela pengecekan.

Klarifikasi Pihak Penyedia

Menanggapi temuan tersebut, pihak penyedia jasa mengakui adanya kendala teknis dalam distribusi dan pengawasan bahan baku. Mereka mengklaim telah mengganti ratusan paket menu yang bermasalah sebagai bentuk tanggung jawab.

“Kami sudah mengganti sekitar 395 paket menu untuk satu sekolah tersebut. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi besar bagi kami untuk lebih ketat mengawasi bahan dari pemasok lokal,” ujar salah satu perwakilan penyedia jasa di hadapan Wakil Bupati.

Evaluasi Total dan Penekanan SOP

Wabup Sri Setyorini juga menyoroti aturan SOP Makan Bergizi Gratis yang mewajibkan pengambilan bahan baku dari UMKM lokal untuk memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar. Namun, ia mengingatkan agar pemberdayaan ini tidak mengabaikan kualitas.

“Boleh ambil dari lokal, memang aturannya begitu. Tapi harus diseleksi, mana yang segar, mana yang tidak. Jangan asal ambil tapi mengorbankan gizi anak-anak,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Blora berjanji akan terus melakukan pengawasan berkala dan tidak segan untuk memberikan sanksi tegas hingga pemutusan kontrak bagi penyedia jasa yang terbukti lalai dalam menjaga higienitas makanan.

tuturpedia.com - 2026