Tuturpedia.com — Film horor Indonesia Setan Alas! (The Draft!) siap meramaikan layar bioskop Tanah Air mulai 5 Maret 2026. Karya terbaru sutradara Yusron Fuadi ini menawarkan pendekatan berbeda lewat balutan horor-satire dan meta-horor yang jarang ditemui dalam perfilman horor Indonesia. Gala premiere film ini dijadwalkan berlangsung di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).
Yusron Fuadi dikenal sebagai sineas yang konsisten mengeksplorasi tema-tema gelap dengan sudut pandang unik. Sebelumnya, ia telah menyutradarai film Tengkorak (2018), Darah Nyai (2025), dan Keadilan (2025). Melalui Setan Alas!, Yusron kembali menantang pakem horor konvensional yang selama ini identik dengan jumpscare.
“Setan Alas! tidak hanya sebuah cerita film yang menakut-nakuti penonton, tetapi juga mengajak mereka tertawa, berpikir, dan melihat horor dari sudut pandang yang berbeda,” ujar Yusron Fuadi kepada media. Ia menegaskan bahwa film ini dirancang untuk membangun kesadaran penonton terhadap rasa takut yang sering kali dibentuk oleh ekspektasi.
Diproduksi sejak 2022 dan rampung pada 2023, Setan Alas! mendapat perhatian luas dari kalangan kritikus internasional. Film berdurasi 84 menit ini tidak berfokus pada kemunculan makhluk gaib semata, melainkan pada bagaimana manusia menciptakan teror melalui prasangka, ketakutan kolektif, dan narasi yang mereka bangun sendiri.
Cerita film ini berpusat pada lima mahasiswa dengan latar belakang berbeda yang menghabiskan akhir pekan di sebuah vila tua di tengah hutan. Situasi yang awalnya santai berubah mencekam ketika salah satu dari mereka tewas secara misterius. Ketegangan berkembang bukan hanya dari ancaman fisik, tetapi juga dari konflik psikologis antar karakter.
Film ini dibintangi oleh Adhin Abdul Hakim, Anastasia Herzigova, Haydar Salishz, Winner Wijaya, Ibrahim Alhami, dan Putri Anggie. Selain itu, Setan Alas! juga menampilkan almarhum Ernanto Kusumo serta Hanung Bramantyo dalam peran yang tidak terduga. Keberagaman karakter menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun dinamika cerita.
Prestasi film ini terbilang mengesankan di tingkat nasional maupun internasional. Setan Alas! meraih tiga penghargaan di JAFF Indonesian Screen Awards 2023, yakni Best Film, Best Storytelling, dan Best Editing. Capaian ini memperkuat posisinya sebagai salah satu film horor paling segar dalam beberapa tahun terakhir.
Kritikus film Hikmat Darmawan menyebut Setan Alas! sebagai horor Indonesia yang penuh kejutan. Sejumlah media internasional pun memberikan ulasan positif. Element of Madness menyebut film ini berhasil mematahkan ekspektasi penonton terhadap pakem horor yang sudah dikenal.
Film ini juga melangsungkan world premiere di Fantastic Fest 2024 di Texas, Amerika Serikat. Selain itu, Setan Alas! diputar di London dan Toronto pada November 2024. Kehadiran film produksi institusi pendidikan Indonesia di festival internasional menjadi pencapaian tersendiri.
Dukungan juga datang dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Agus Maryono dari Sekolah Vokasi UGM menyatakan bahwa pemutaran film ini di bioskop mendapat dukungan langsung dari Wapres. “Model produksi kreatif dari lingkungan pendidikan vokasi penting untuk mendorong talenta muda,” kata Gibran.
Film ini diproduksi melalui kolaborasi Sekolah Vokasi UGM dan Akasacara Film dengan sistem gotong royong. Meski tanpa dana besar, Setan Alas! membuktikan kualitasnya mampu bersaing di level internasional. Film ini diharapkan membuka diskusi baru mengenai eksplorasi genre horor di Indonesia.
Kontributor: Sarah Limbeng
