Film Horor “Paket Santet” Tayang Agustus 2026, Teror Dimulai dari Sebuah Paket Misterius

TUTURPEDIA - Film Horor "Paket Santet" Tayang Agustus 2026, Teror Dimulai dari Sebuah Paket Misterius
banner 120x600

Jakarta, Tuturpedia.com – Di era belanja daring yang semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, menerima paket di depan rumah tentu menjadi hal yang biasa. Namun, bagaimana jika paket yang baru diterima ternyata bukan berisi barang pesanan, melainkan santet yang mematikan?

Premis tersebut menjadi ide utama Paket Santet, film horor terbaru produksi BASE Entertainment yang disutradarai Dinna Jasanti. Film ini resmi memperkenalkan tujuh karakter utamanya melalui peluncuran poster karakter perdana sekaligus mengumumkan jadwal tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026.

Mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat modern, Paket Santet menawarkan sudut pandang baru mengenai praktik santet yang selama ini identik dengan benda-benda mistis seperti boneka jerami, tanah kuburan, rambut, atau benda-benda lain yang disembunyikan untuk mencelakai korban. Dalam film ini, santet justru hadir dengan cara yang jauh lebih sederhana sekaligus mengerikan, yakni dikirim dalam bentuk paket lengkap dengan plastik pembungkus, label alamat, barcode, hingga identitas pengiriman.

Alih-alih dikirim secara diam-diam, santet dalam film ini diantarkan langsung ke depan rumah korbannya. Tidak ada ritual yang terlihat, tidak ada sosok dukun yang muncul. Hanya sebuah paket tanpa nama pengirim yang menjadi awal dari rentetan teror mematikan.

Konsep tersebut menjadi salah satu alasan sutradara Dinna Jasanti tertarik menggarap film ini. Menurutnya, kekuatan cerita Paket Santet justru terletak pada kedekatan premisnya dengan aktivitas yang hampir dialami semua orang saat ini.

“Yang membuat saya tertarik dari Paket Santet adalah bagaimana sebuah kelompok sahabat yang sangat dekat tiba-tiba harus menghadapi teror yang datang dari sesuatu yang begitu biasa, sebuah paket. Dari situlah ketegangan cerita mulai tumbuh, karena setiap kali sebuah paket datang, mereka tidak pernah tahu siapa yang akan menjadi korban berikutnya,” kata Dinna.

Cerita Paket Santet berpusat pada tujuh mahasiswa yang tergabung dalam satu kelompok pertemanan. Kehidupan mereka berubah drastis setelah menerima sebuah paket misterius yang seharusnya tidak pernah datang.
Ketujuh karakter tersebut diperankan oleh Fatih Unru sebagai Deva, Yasamin Jasem sebagai Bella, Azela Putri sebagai Kiki, Fadly Faisal sebagai Ale, Gabriella Ekaputri sebagai Celia, Farandika sebagai Glen, serta Fiki Naki sebagai Firza.

Masing-masing karakter diperkenalkan melalui poster karakter yang dirilis sebagai langkah awal promosi film. Peluncuran poster tersebut sekaligus memberi gambaran mengenai para tokoh utama yang akan menghadapi ancaman santet secara bergantian.

Selain menghadirkan konsep horor yang berbeda, Paket Santet juga mempertemukan sejumlah talenta muda dari berbagai latar belakang industri hiburan. Yasamin Jasem kembali menjajal genre horor, sementara Fadly Faisal tampil dengan karakter yang berbeda dari proyek-proyek sebelumnya. Film ini juga menjadi debut layar lebar bagi kreator konten Fiki Naki.

Sementara itu, Fatih Unru, Azela Putri, Gabriella Ekaputri, dan Farandika melengkapi jajaran pemain yang membangun dinamika persahabatan layaknya mahasiswa sungguhan sebelum akhirnya diteror oleh paket-paket misterius.

Bagi Yasamin Jasem, pengalaman membintangi Paket Santet memberikan kesan tersendiri. Ia mengaku ide cerita film ini terasa begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari hingga memengaruhi cara pandangnya terhadap paket yang diterima di kehidupan nyata.

“Daya tarik Paket Santet adalah ide dan ceritanya terasa sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari dan sialnya pasti ada orang yang pernah mengalaminya. Setelah menjalani proses syuting, ada yang berubah dalam diri saya saat melihat paket. Rasanya muncul ketakutan, ‘gimana ya kalau suatu hari benar-benar saya terima paket tapi isinya santet?’” ujar Yasamin.

Hal senada disampaikan Fatih Unru. Pemeran Deva tersebut menilai kekuatan Paket Santet bukan hanya terletak pada adegan-adegan menyeramkan, tetapi juga hubungan emosional antarkarakter yang dibangun sejak awal cerita.

“Kami mencoba membangun chemistry seperti teman kampus sungguhan. Karena di film ceritanya mereka sangat dekat. Saat satu per satu mulai menerima paket santet itu, saat syuting rasanya jadi lebih menegangkan,” kata Fatih.

Melalui pendekatan tersebut, Paket Santet tidak hanya menawarkan horor supernatural, tetapi juga menghadirkan ketegangan psikologis yang muncul dari rasa takut kehilangan orang-orang terdekat. Peluncuran poster karakter menjadi awal dari rangkaian promosi film sebelum BASE Entertainment merilis trailer dan poster resmi dalam waktu dekat. Kehadiran materi promosi perdana ini sekaligus memberikan gambaran mengenai suasana mencekam yang akan menjadi sajian utama ketika film tersebut tayang di bioskop pada akhir Agustus mendatang.

Sebagai rumah produksi, BASE Entertainment sendiri dikenal melalui berbagai karya yang mendapat apresiasi luas, seperti Perempuan Tanah Jahanam, Gadis Kretek, serial animasi Trese, hingga Petualangan Sherina 2. Dengan rekam jejak tersebut, Paket Santet menjadi salah satu film horor Indonesia yang patut dinantikan pada paruh kedua tahun 2026, terutama karena menawarkan konsep yang memadukan kepercayaan tradisional dengan kebiasaan masyarakat modern yang akrab dengan layanan pengiriman paket.
Kontributor: Sarah Limbeng

Editor: Permadani T.
tuturpedia.com - 2026