Indeks

Diduga Dianiaya, Seorang Santri di Kediri Tewas dengan Kondisi Tubuh Penuh Lebam dan Luka Bakar

Santri di Kediri tewas diduga karena dianiaya. Foto: Pexels.com/Nahmad Hassan.

Tuturpedia.com – Seorang santri di Kediri tewas dengan kondisi tubuh penuh luka lebam dan luka bakar. Keluarga menduga telah terjadi penganiayaan. 

Tewasnya seorang santri di Kediri ini bermula seorang warganet Twitter atau X  @Pai_C1 mengunggah sebuah video yang menunjukkan jenazah diduga seorang santri yang meninggal.

Dalam postingan seorang warganet itu membuat cuitan yang menunjukkan jika santri di Kediri itu diduga tewas karena dianiaya di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. 

Dalam video itu menunjukkan kemarahan keluarga korban kepada pria yang mengantarkan jenazah korban pulang ke Banyuwangi. 

“Innalillahiwainnailaihirojiun… Seorang santri diduga tewas karena dianiaya di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Dusun Mayan, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Santri berinisial BB ini berasal dari Banyuwangi.

“Pihak keluarga korban sempat marah ketika menerima pemulangan jenazah korban dengan temuan sejumlah luka di tubuhnya. Mirisnya pondok pesantren tidak melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Kasus ini sekarang sudah ditangani aparat kepolisian, semoga ada keadilan buat korban,” tulis seorang warganet. 

Santri asal Banyuwangi tersebut berinisial BB. Ia meninggal pada Jumat (23/2) siang hari. 

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji membenarkan adanya peristiwa penganiayaan hingga menyebabkan seorang santri meninggal di Kediri. 

Mia Nur Khasanah selaku kakak dari korban mengungkapkan kronologi tewasnya sang adik. 

Awalnya keluarga korban menerima kabar bahwa BB meninggal karena jatuh dari kamar mandi. 

Namun, keluarga merasa janggal dengan kematian korban lantaran menemukan ceceran darah keluar dari keranda jenazah adiknya. 

Hal tersebut akhirnya membuat pihak keluarga meminta agar kain kafan yang sudah membungkus jenazah korban untuk dibuka. 

Permintaan keluarga korban pun sempat ditolak oleh FTH yang merupakan sepupu korban sekaligus salah satu orang yang ikut mengantar jenazah korban bersama dengan empat orang lainnya. 

“Kata (FTH) sudah suci. Jadi gak perlu dibuka (kain kafan) itu. Tapi kami tetap ngotot karena curiga adanya ceceran darah keluar dari keranda,” ungkap Mia.

Setelah terlibat perdebatan, akhirnya kain kafan jenazah pun dibuka dan keluarga menemukan sekujur tubuhnya dipenuhi dengan luka lebam.

Bahkan, keluarga juga menemukan luka bekas jeratan di leher hingga hidung korban terlihat patah. 

“Ini sudah pasti bukan jatuh, tapi dianiaya,” ucap Mia kesal.

Tak hanya sampai di situ saja, keluarga juga menemukan adanya luka sundut rokok di bagian kaki yang berjumlah lebih dari satu. 

Luka juga terdapat di bagian dada yang bahkan terlihat seperti berlubang. Akhirnya keluarga pun memutuskan untuk melaporkan kasus kematian BB ke Polsek Glenmore.

Jenazah korban juga dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan. 

Kasus penganiayaan ini juga sudah dibenarkan oleh pihak Polres Kediri Kota. Hal tersebut disampaikan oleh AKBP Bramastyo Priaji. 

Bramastyo mengaku bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus itu. 

“Iya benar, terjadi di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Saat ini anggota tengah melakukan serangkaian penyelidikan terkait kabar itu,” ujar Bramastyo pada  Minggu (25/2).

Namun, ia masih belum bisa memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan yang terjadi pada santri tersebut.

Hal tersebut lantaran hingga saat ini pihaknya masih belum menerima laporan dari pondok pesantren terkait. 

“Jadi, pihak yang bersangkutan tidak melakukan pelaporan terkait kasus tersebut. Namun, Satreskrim telah melakukan serangkaian penyelidikan terkait kasus itu,” jelas Bramastyo.

AKBP Bramastyo Priaji pun menyebut kejadian ini terungkap saat Polres Banyuwangi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berkoordinasi dengan Polres Kediri Kota. 

“Kami masih koordinasi dengan Polres Banyuwangi untuk penyelidikan dugaan kasus (penganiayaan) ini,” pungkas Bramastyo.***

Penulis: Niawati

Editor: Nurul Huda

Exit mobile version
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

118000301

118000302

118000303

118000304

118000305

118000306

118000307

118000308

118000309

118000310

118000311

118000312

118000313

118000314

118000315

118000316

118000317

118000318

118000319

118000320

128000271

128000272

128000273

128000274

128000275

128000276

128000277

128000278

128000279

128000280

128000281

128000282

128000283

128000284

128000285

128000286

128000287

128000288

128000289

128000290

128000291

128000292

128000293

128000294

128000295

128000296

128000297

128000298

128000299

128000300

128000301

128000302

128000303

128000304

128000305

138000271

138000272

138000273

138000274

138000275

138000276

138000277

138000278

138000279

138000280

138000281

138000282

138000283

138000284

138000285

138000286

138000287

138000288

138000289

138000290

148000296

148000297

148000298

148000299

148000300

148000301

148000302

148000303

148000304

148000305

148000306

148000307

148000308

148000309

148000310

148000311

148000312

148000313

148000314

148000315

148000316

148000317

148000318

148000319

148000320

148000321

148000322

148000323

148000324

148000325

158000181

158000182

158000183

158000184

158000185

158000186

158000187

158000188

158000189

158000190

158000191

158000192

158000193

158000194

158000195

158000196

158000197

158000198

158000199

158000200

158000201

158000202

158000203

158000204

158000205

158000206

158000207

158000208

158000209

158000210

168000276

168000277

168000278

168000279

168000280

168000281

168000282

168000283

168000284

168000285

168000286

168000287

168000288

168000289

168000290

168000291

168000292

168000293

168000294

168000295

178000346

178000347

178000348

178000349

178000350

178000351

178000352

178000353

178000354

178000355

178000356

178000357

178000358

178000359

178000360

178000361

178000362

178000363

178000364

178000365

178000366

178000367

178000368

178000369

178000370

178000371

178000372

178000373

178000374

178000375

188000356

188000357

188000358

188000359

188000360

188000361

188000362

188000363

188000364

188000365

188000366

188000367

188000368

188000369

188000370

188000371

188000372

188000373

188000374

188000375

188000376

188000377

188000378

188000379

188000380

188000381

188000382

188000383

188000384

188000385

198000255

198000256

198000257

198000258

198000259

198000260

198000261

198000262

198000263

198000264

198000265

198000266

198000267

198000268

198000269

198000270

198000271

198000272

198000273

198000274

198000275

198000276

198000277

198000278

198000279

198000280

198000281

198000282

198000283

198000284

208000076

208000077

208000078

208000079

208000080

208000081

208000082

208000083

208000084

208000085

208000086

208000087

208000088

208000089

208000090

208000091

208000092

208000093

208000094

208000095

208000096

208000097

208000098

208000099

208000100

208000101

208000102

208000103

208000104

208000105

218000171

218000172

218000173

218000174

218000175

218000176

218000177

218000178

218000179

218000180

218000181

218000182

218000183

218000184

218000185

218000186

218000187

218000188

218000189

218000190

218000191

218000192

218000193

218000194

218000195

218000196

218000197

218000198

218000199

218000200

228000141

228000142

228000143

228000144

228000145

228000146

228000147

228000148

228000149

228000150

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

228000156

228000157

228000158

228000159

228000160

228000161

228000162

228000163

228000164

228000165

228000166

228000167

228000168

228000169

228000170

238000261

238000262

238000263

238000264

238000265

238000266

238000267

238000268

238000269

238000270

238000271

238000272

238000273

238000274

238000275

238000276

238000277

238000278

238000279

238000280

238000281

238000282

238000283

238000284

238000285

238000286

238000287

238000288

238000289

238000290

news-1701