Pati, Tuturpedia.com – Perkembangan teknologi yang kian pesat menuntut orang tua dan pendidik untuk menyesuaikan pola asuh dan metode pendidikan anak. Di era digital seperti sekarang, penguasaan teknologi saja tidak cukup, tetapi perlu diimbangi dengan komunikasi yang sehat, empati, serta penguatan nilai-nilai rohani.
Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat menjadi narasumber dalam talkshow Forum Komunikasi Wali Murid SD Terpadu An Nismah, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (31/1/2026).
Nawal menyampaikan, dunia digital bisa menjadi ruang belajar yang positif bagi anak, asalkan didampingi dan diarahkan dengan tepat. Menurutnya, anak perlu dibekali kecakapan digital agar mampu berpikir kritis dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.
“Anak perlu diajarkan cara menggunakan teknologi secara cerdas. Mereka harus bisa memilah informasi, mana yang bermanfaat dan mana yang sebaiknya diabaikan,” ujarnya di hadapan para wali murid.
Selain literasi digital, ia menekankan pentingnya pendidikan yang berlandaskan nilai ketakwaan. Salah satunya melalui sikap kehati-hatian dalam mendampingi anak, yang diwujudkan lewat komunikasi efektif, disiplin yang membangun, serta pembelajaran reflektif. Nilai-nilai tersebut, kata Nawal, sejalan dengan arah pendidikan yang ditekankan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
Menurutnya, komunikasi yang baik berangkat dari empati. Orang tua perlu memahami sudut pandang anak tanpa tergesa-gesa menghakimi. Dengan cara itu, anak akan merasa dihargai dan lebih terbuka dalam menyampaikan perasaan maupun masalahnya.
Sementara disiplin positif bertujuan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri anak. Anak didorong untuk melakukan aktivitas sehari-hari bukan karena takut hukuman, melainkan karena memahami nilai dan manfaat dari setiap tindakan.
Adapun pembelajaran reflektif dilakukan dengan melibatkan anak dalam mencari solusi atas kesalahan yang terjadi.
“Dengan begitu, anak bisa belajar memahami dirinya sendiri dan mengambil pelajaran dari setiap pengalaman,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nawal juga mengajak orang tua untuk lebih peka terhadap bakat dan minat anak sejak dini. Salah satunya dengan mengamati hobi dan aktivitas yang disukai anak, lalu mengarahkannya secara perlahan sesuai potensinya.
Ia mengingatkan agar orang tua tidak memaksakan keinginan pribadi atau menaruh ekspektasi berlebihan. Yang terpenting, menurutnya, adalah kebutuhan dan kenyamanan anak dalam proses tumbuh kembangnya.
Sementara itu, Direktur LPT Sekolah An Nismah, Tutik Nurul Jannah, menilai materi yang disampaikan Bunda PAUD Jateng sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Ia menyebut, pesan-pesan yang disampaikan memberi energi positif bagi pendidik maupun wali murid.
“Kehadiran beliau bukan hanya memotivasi, tetapi juga mengingatkan kami untuk menghadirkan sistem pendidikan yang lebih ramah, suportif, dan berpihak pada perkembangan anak. Bagi kami, itu sangat berarti,” tuturnya.***
Kontributor Jawa Tengah: Rizal Akbar
