Blora, Tuturpedia.com – Ketakutan warga kembali mencuat setelah kebakaran hebat disertai kepulan asap hitam pekat kembali terjadi di kawasan permukiman Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Menurut keterangan warga setempat (H) Insiden ini diduga dipicu ledakan dari mesin diesel yang menyedot minyak mentah, sehingga memicu api pada tandon atau stopel penampungan minyak.
Peristiwa tersebut menambah trauma mendalam bagi warga setempat, mengingat sebelumnya wilayah ini juga baru saja dilanda tragedi serupa.
“Trauma kemarin saja belum sembuh, sekarang sudah terjadi kebakaran lagi,” ungkap H salah satu warga dengan nada cemas.
Menurut keterangan warga lainnya S, yang terbakar bukanlah sumur minyak secara langsung, melainkan stopel atau tandon penampungan minyak.
Namun api merembet dan membakar minyak yang berada di sekitar lokasi, termasuk yang berada di dekat area sumur lain di sekitar permukiman.
Warga menilai kejadian berulang ini merupakan akibat dari pembiaran aktivitas sumur minyak di tengah permukiman.
Mereka mempertanyakan peran aparat penegak hukum (APH) serta dinas terkait yang dinilai belum mengambil langkah tegas untuk melindungi keselamatan warga.
“Pemerintah seakan tidak kasihan dengan rakyat kecil. Pembiaran sumur di permukiman membuat kami hidup dalam ketakutan,” ujarnya.
Warga juga mendesak agar janji pemerintah daerah, khususnya terkait penutupan sumur minyak yang berada di dekat permukiman, segera direalisasikan.
Mereka berharap langkah preventif segera dilakukan sebelum kembali jatuh korban.
“Tolong sumur yang ada di pemukiman segera ditutup seperti janji Pak Bupati. Kami sudah benar-benar ketakutan setelah tragedi kemarin,” pintanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kebakaran maupun langkah penanganan lanjutan. Warga berharap pemerintah tidak lagi menunggu kejadian lebih besar untuk bertindak.
