Indeks
News  

Blora Jadi Episentrum Kebangkitan Perempuan, GWS Siap Cetak Wirausaha Cantik dan Tangguh

Blora, Tuturpedia.com – Kabupaten Blora kembali menegaskan perannya sebagai daerah yang aktif mendorong pemberdayaan perempuan. Kali ini, Blora menjadi tuan rumah Rapat Pleno Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) se-Jawa Tengah yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, khususnya di sektor ekonomi berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, yang hadir mewakili Bupati Blora, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Blora sebagai tuan rumah kegiatan penting tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, saya menyampaikan sugeng rawuh, selamat datang di Kabupaten Blora kepada seluruh pengurus DPW dan DPC GWS se-Jawa Tengah. Sebuah kehormatan bagi kami dipercaya menjadi tuan rumah agenda strategis ini,” ujarnya.

Menurutnya, Gerakan Wanita Sejahtera telah menunjukkan kiprah nyata sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan. GWS dinilai konsisten bergerak di bidang sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan tanpa terlibat dalam politik praktis.

“GWS telah membuktikan diri sebagai mitra yang tidak terpisahkan dari pemerintah, khususnya dalam mendongkrak kemandirian ekonomi perempuan,” tegasnya.

Lebih jauh, Sri Setyorini menilai bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan memiliki dampak luas, tidak hanya pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan serta mendorong kesetaraan gender.

Ia menambahkan, saat ini peran perempuan dalam sektor UMKM semakin strategis. Hal ini sejalan dengan data nasional yang menunjukkan lebih dari 60 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.

“GWS terus berfokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha perempuan, mulai dari literasi digital hingga penguatan kelembagaan berbasis koperasi wanita. Ini penting agar mampu mencetak wirausaha perempuan yang tangguh dan naik kelas,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga mengapresiasi sinergi yang telah terbangun antara GWS dengan Tim Penggerak PKK, perangkat daerah, serta berbagai mitra dunia usaha yang terus mendukung pemberdayaan perempuan di Blora.

Ia berharap, melalui rapat pleno ini, GWS Jawa Tengah mampu melahirkan program kerja yang inovatif, aplikatif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap program yang dihasilkan tidak sekadar formalitas, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi pemulihan ekonomi keluarga,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC GWS Kabupaten Blora, Trisiana Setyarini, turut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Blora dan berbagai pihak yang selama ini berkolaborasi dengan GWS.

Menurutnya, GWS Blora telah bersinergi dengan berbagai organisasi perangkat daerah dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan, mulai dari peningkatan wawasan kebangsaan, pelatihan keterampilan, hingga program ekonomi produktif.

“Di sini saya merasakan bahwa GWS di Blora tidak terlepas dari dukungan Pemkab Blora, Bunda Ainia, serta Ketua GOW Kabupaten Blora yang selalu memberikan support kepada kami,” ujarnya.

Dukungan tersebut, lanjutnya, menjadi energi bagi GWS untuk terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat luas.

Penasehat GWS Kabupaten Blora, Hj. Ainia Shalichah, dalam kesempatan yang sama juga menegaskan pentingnya perempuan untuk terus berdaya dan meningkatkan kualitas diri di tengah perubahan zaman.

“Saya mengucapkan selamat Rakerwil GWS. Perempuan harus berdaya dalam hal apapun dan di manapun. Jangan sampai tergerus oleh zaman. Mari terus meningkatkan kualitas diri,” tuturnya penuh semangat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blora yang juga Penasehat GWS, para kepala perangkat daerah terkait, Ketua Umum DPW GWS Jawa Tengah Hj. Dr. Dina Ali Hanafia beserta jajaran, para Ketua DPC GWS se-Jawa Tengah, mitra kerja, sponsor, serta tamu undangan lainnya.

Dengan terselenggaranya rapat pleno ini, Blora tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan perempuan Jawa Tengah dalam membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat peran strategis perempuan di berbagai sektor kehidupan.

Penulis: Lilik Yuliantoro Editor: Permadani T.
Exit mobile version