Semarang, Tuturpedia.com — Pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Jawa Tengah diharapkan tidak sekadar menjadi pergantian jabatan, tetapi menjadi momentum memperkuat perang terhadap narkoba dan judi online yang dinilai semakin mengancam masyarakat, khususnya generasi muda. Rabu, (07/10/2026).
Harapan tersebut disampaikan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Tengah-D.I. Yogyakarta menyusul amanah yang diberikan kepada Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan sebagai Kapolda Jawa Tengah.
Ketua Umum Badko HMI Jawa Tengah-D.I. Yogyakarta, Wiradrana Wasistha, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan sejumlah perhatian kepada Kapolda Jateng yang baru. Menurutnya, narkoba dan judi online tidak cukup ditangani dengan pendekatan penindakan terhadap pelaku yang berada di lapangan. Aparat penegak hukum, kata dia, perlu membongkar jaringan hingga ke aktor utama yang mengendalikan bisnis ilegal tersebut.
“Selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan atas amanah sebagai Kapolda Jawa Tengah. Kami berharap kepemimpinan beliau membawa keberanian baru untuk memberantas narkoba dan judi online secara serius, terukur, dan tanpa pandang bulu. Jangan berhenti pada pelaku lapangan. Kejar bandar, bongkar jaringan, dan putus mata rantainya,” tegas Wiradrana.
Pengalaman di BNN Jadi Modal
Wiradrana menilai pengalaman Roy Hardi Siahaan di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN), termasuk pernah menjabat sebagai Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, menjadi modal penting dalam memperkuat pemberantasan narkotika di Jawa Tengah. Ia menilai persoalan narkoba tidak bisa hanya dilihat sebagai kejahatan individual. Peredaran narkotika memiliki jaringan yang membutuhkan strategi penanganan dari hulu hingga hilir.
“Narkoba bukan sekadar persoalan kriminalitas. Ini persoalan masa depan generasi. Karena itu, penindakan harus menyentuh sumber persoalan: jaringan dan bandar. Jawa Tengah tidak boleh menjadi pasar bagi bisnis narkotika,” ujar Wiradrana.
Badko HMI juga menyoroti data nasional mengenai penyalahgunaan narkoba yang menunjukkan persoalan tersebut masih menjadi tantangan serius. Karena itu, kepemimpinan baru Polda Jateng diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan sekaligus penindakan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Judi Online Dinilai Sudah Masuk Ruang Privat
Selain narkoba, Badko HMI Jateng-DIY meminta judi online menjadi salah satu agenda serius Kapolda baru. Menurut Wiradrana, perkembangan teknologi membuat praktik perjudian semakin mudah menjangkau masyarakat. Judi online tidak lagi identik dengan tempat tertentu, tetapi dapat diakses melalui perangkat pribadi dan menyasar berbagai kelompok masyarakat. Ia menilai penutupan atau pemblokiran situs saja tidak cukup apabila jaringan di balik operasional judi online tidak dibongkar.
“Judi online sudah masuk ke ruang privat masyarakat dan sangat dekat dengan generasi muda. Jangan hanya blokir situsnya. Kejar operator dan jaringannya. Ketika satu situs ditutup lalu muncul situs baru, berarti akar masalahnya belum disentuh,” tegasnya.
Wiradrana mendorong kepolisian menggunakan pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk memperkuat kerja sama dengan lembaga lain untuk menelusuri aliran dana, jaringan operator, hingga pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut.
HMI Siap Jadi Mitra Kritis
Badko HMI Jawa Tengah-D.I. Yogyakarta menyatakan siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Polda Jawa Tengah. Menurut Wiradrana, mahasiswa dan pemuda tidak hanya dapat dilibatkan dalam kampanye pencegahan narkoba dan judi online, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kesadaran publik serta melakukan kontrol sosial.
“Kami siap mendukung setiap langkah Polda Jawa Tengah yang berpihak pada keselamatan masyarakat. Namun HMI juga akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Kami ingin penegakan hukum yang tegas kepada pelaku, humanis kepada masyarakat, profesional, transparan, dan tidak pandang bulu,” katanya.
Ia berharap pengalaman Roy Hardi Siahaan dalam pemberantasan narkotika dapat menjadi salah satu kekuatan dalam menghadapi persoalan narkoba di Jawa Tengah. Bagi Badko HMI, keberhasilan pemberantasan narkoba dan judi online tidak hanya diukur dari berapa banyak pelaku yang ditangkap, tetapi juga sejauh mana jaringan dan sumber pendanaan kejahatan tersebut dapat dibongkar.
“Selamat bertugas, Pak Kapolda. Kami berharap kepemimpinan baru ini tidak hanya menjaga keamanan Jawa Tengah, tetapi juga menjaga masa depan generasi mudanya. Perang terhadap narkoba dan judi online harus dimenangkan, dan HMI siap mengawal dari sisi masyarakat sipil,” pungkas Wiradrana.
Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.
