Madiun, Tuturpedia.com — Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (21/9/2025) malam. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan serta satu tempat ibadah tertimpa pohon tumbang.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, tercatat 43 rumah warga rusak di tiga desa terdampak. Perinciannya, 12 rumah di Desa Ngranget, 19 rumah di Desa Padas, dan 12 rumah di Desa Segulung.
Selain itu, sebuah tempat ibadah juga ikut rusak akibat tertimpa pohon tumbang. “Kerusakan paling banyak berupa atap rumah yang beterbangan diterjang angin, serta beberapa dinding rumah retak,” ujar salah satu petugas BPBD Madiun.
Pohon Tumbang Tutup Jalan
Bencana angin kencang ini juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menutup akses jalan. Warga bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan turun tangan untuk membersihkan material pohon yang menutup jalan maupun menimpa bangunan.
“Kami sudah kerahkan tim untuk melakukan pendataan sekaligus membantu warga membersihkan puing-puing rumah dan pohon yang tumbang,” tambah petugas BPBD tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kerusakan cukup luas, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan. Warga terdampak sementara waktu tetap tinggal di rumah masing-masing sambil memperbaiki kerusakan dengan bantuan relawan.
Hingga Senin pagi, proses pembersihan masih berlangsung. Tim gabungan juga melakukan pendataan detail kerugian yang ditimbulkan untuk menentukan langkah bantuan selanjutnya.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
BPBD Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat memasuki musim pancaroba. “Kami minta warga tidak berteduh di bawah pohon besar ketika hujan disertai angin kencang. Lebih baik segera mencari bangunan yang aman,” ungkap petugas BPBD.
Fenomena hujan deras disertai angin kencang ini diprediksi masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta memperhatikan peringatan dini cuaca dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan.
Sumber foto: BPBD Kab. Madiun
Penulis: Permadani T. || Editor: Permadani T.















