Tuturpedia.com – Mayat seorang remaja yang telah terbakar ditemukan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim), setelah dua saksi melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Leonardus Simarmata, mengungkapkan bahwa peristiwa ini diberitahukan oleh dua orang saksi yang menyaksikan insiden kebakaran.
“Peristiwa ini memang ada saksi yang mengetahui, dua orang,” tutur Leonardus, seperti dikutip Tuturpedia.com pada Rabu, (27/9/2023).
Leonardus tidak mengidentifikasi dua saksi tersebut, tetapi dia hanya menyatakan bahwa keduanya memberikan laporan tentang kebakaran yang terjadi.
Informasi awal mengenai kejadian ini diperoleh dari keterangan kedua saksi tersebut.
CHR, seorang remaja dengan disabilitas dan merupakan anak seorang perwira TNI, ditemukan tewas terbakar di Pos Spion Ujung Landasan 24 Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, pada Minggu (24/9).
Di lokasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang terkait dengan kasus ini.
Letkol Made Oka Darmayasa, Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma, menjelaskan bahwa jenazah korban ditemukan di area ring 1 Lanud Halim.
Dia menduga bahwa CHR mungkin berada di lokasi tersebut karena merupakan anak dari perwira menengah TNI AU yang tinggal di Halim Perdanakusuma.
Polisi periksa 8 saksi
Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap delapan saksi dalam kasus kematian anak perwira TNI dengan inisial CHR yang terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
“Kemarin 5 tambah 3, jadi 8. Ini masih berkembang. Ada anggota, saksi yang pertama. Jumlahnya satu orang kalau nggak salah yang dari anggota,” ujar Leonardus Simarmata.
Jumlah saksi ini mungkin akan bertambah karena polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya.
“Sementara yang kita periksa dari TNI 1 orang, lainnya sipil,” tambahnya.
Saat ini, kedua orang tua korban, terutama ibunya, belum dapat diperiksa. Ibu korban masih dalam kondisi berduka dan tidak mampu memberikan keterangan mengenai anaknya.
Sampai saat ini, kasus kematian anak perwira TNI yang ditemukan terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma terus diselidiki.
Pihak kepolisian mengkonfirmasi telah mengumpulkan bukti-bukti, termasuk di antaranya sebelas kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di tempat kejadian.***
Penulis: Muhamad Rifki
Editor: Nurul Huda
