Blora, Tuturpedia.com – Krisis air bersih akibat kemarau berkepanjangan masih membayangi warga di sejumlah wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sumur-sumur warga yang mulai mengering membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan sehari-hari lainnya. Jumat, (23/10/2026).
Di tengah kondisi tersebut, PT Mataram Connection Nusantara (MCN), perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan sumur minyak rakyat di Kabupaten Blora, kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan.
Kali ini, perusahaan mengerahkan 20 tangki air bersih untuk enam desa di Kecamatan Cepu, yakni Desa Ngroto, Ngelo, Karangboyo, Njambe, Gagakan, dan Merah.
Bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari distribusi sebelumnya sebanyak 25 tangki air bersih ke sejumlah wilayah. Dengan penyaluran terbaru ini, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan PT MCN mencapai 45 tangki.
Pengelola PT MCN Kabupaten Blora, Roni Mey Yudha, melalui Koordinator Lapangan Agus Setiawan, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kami kembali menyalurkan 20 tangki air bersih untuk masyarakat. Kali ini bantuan difokuskan di wilayah Kecamatan Cepu, khususnya desa-desa yang membutuhkan pasokan air akibat dampak kemarau,” ujar Agus, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan warga, terutama di desa-desa yang mengalami penurunan ketersediaan air akibat musim kemarau panjang.
Agus mengakui, distribusi air bersih yang dilakukan perusahaan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat setiap hari. Namun, pihaknya berharap bantuan itu dapat meringankan beban warga yang kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan dasar.
“Kami menyadari belum bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setiap hari. Namun, setidaknya bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang saat ini kesulitan mendapatkan air,” jelasnya.
Sumur Mengering, Warga Berharap Bantuan Berlanjut
Bantuan air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kardi, salah seorang warga Desa Ngroto, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan PT MCN karena kondisi sumur di wilayahnya mulai mengering.
Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi persoalan penting bagi warga ketika kemarau berlangsung panjang. Tanpa pasokan air yang memadai, masyarakat harus menghadapi kesulitan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Terima kasih banyak kepada PT MCN atas bantuan air bersih ini. Kami memang sangat membutuhkan karena banyak sumur warga yang sudah mengering. Semoga PT MCN semakin lancar dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Kardi.
Penyaluran bantuan tersebut menambah rangkaian upaya membantu masyarakat Blora menghadapi dampak kekeringan. Total 45 tangki air bersih yang telah disalurkan PT MCN diharapkan dapat membantu warga melewati masa sulit ketika sumber air semakin terbatas.
Bantuan Darurat dan Harapan Solusi Jangka Panjang
Di tengah kemarau berkepanjangan, distribusi air bersih menjadi langkah penting untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Namun, bantuan tangki air pada dasarnya bersifat sementara dan belum menyelesaikan persoalan ketersediaan air secara permanen.
Karena itu, selain mengapresiasi kepedulian berbagai pihak, masyarakat juga membutuhkan perhatian berkelanjutan melalui penguatan infrastruktur air bersih, penyediaan tandon penampungan, serta pengembangan sumber air yang mampu menopang kebutuhan warga saat musim kemarau.
Warga berharap hujan segera turun agar persediaan air tanah kembali pulih dan sumur-sumur yang mengering dapat digunakan kembali.
Di sisi lain, keterlibatan perusahaan dan berbagai elemen masyarakat diharapkan terus berlanjut, sehingga warga yang terdampak kekeringan tidak harus berjuang sendirian untuk mendapatkan air bersih, salah satu kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Lilik Yuliantoro | Editor: Permadani T.














