Semarang, tuturpedia.com – Rangkaian pameran otomotif GIIAS The Series 2026 kembali menyapa Jawa Tengah. Hari ini, Rabu (30/9), GIIAS Semarang 2026 resmi dibuka di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (UNDIP).
Peresmian ini dihadiri oleh jajaran pimpinan GAIKINDO, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta sejumlah pihak terkait, termasuk Rektor UNDIP, Dirlantas Polda Jawa Tengah, dan PT Jasa Raharja.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian khusus bagi para pembeli kendaraan selama pameran berlangsung.
Dukungan nyata terhadap industri otomotif regional disampaikan oleh Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, mewakili Gubernur Jawa Tengah.
Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada GAIKINDO atas komitmen dan konsistensinya dalam menghadirkan pameran otomotif kelas dunia di Jawa Tengah.
Penyelenggaraan tahun ini pun disebut sebagai yang kelima kalinya di Kota Semarang.
GIIAS Semarang 2026 dinilai sebagai momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, posisi Jawa Tengah dalam peta industri otomotif nasional disebut semakin diperkuat melalui ajang ini.
Sebagai wujud dukungan nyata, pengurangan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 10% diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bagi setiap pembelian atau pemesanan kendaraan baru selama pameran berlangsung, yakni pada 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Masyarakat diharapkan dapat hadir untuk menikmati inovasi otomotif terkini serta memanfaatkan diskon tersebut sebaik-baiknya.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kesuksesan gelaran GIIAS 2026 di Tangerang, Surabaya, dan Bandung dilanjutkan dengan menyapa masyarakat Jawa Tengah sebagai kota keempat.
Penyelenggaraan tahun ini dibuat lebih semarak dan lengkap dengan pemajangan total 19 merek kendaraan global, yang terdiri dari jenis kendaraan penumpang dan sepeda motor.
Sebanyak 5 merek baru dan 3 merek yang kembali hadir di luar 11 merek utama turut memeriahkan pameran kali ini.
Pengalaman terbaik bagi masyarakat Jawa Tengah diharapkan dapat tercipta melalui kehadiran ragam inovasi serta teknologi terbaru dari para peserta pameran.














