Jakarta, Tuturpedia.com – Di tengah kesibukan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Firman Soebagyo, tetap menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Jumat, (29/05/2026).
Hal itu ditunjukkan dengan kesediaannya melayani awak media terkait sorotan publik mengenai isu melemahnya fungsi pengawasan DPR RI belakangan ini.
Firman menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh anggota DPR RI tetap konsisten menjalankan tiga fungsi utama parlemen, yakni fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi. Menurutnya, anggapan bahwa fungsi pengawasan DPR melemah tidak sepenuhnya tepat.
“Pada prinsipnya, kami di DPR RI tetap bekerja sesuai dengan tugas konstitusional. Fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi terus berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Firman.
Menanggapi isu tersebut, Firman juga mengingatkan kembali pesan penting Presiden RI yang disampaikan dalam Sidang Paripurna DPR RI saat pengantar nota keuangan. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan pentingnya peran DPR dalam mengawasi kinerja pemerintah, khususnya kementerian dan lembaga.
“Presiden dengan tegas telah mengingatkan kepada seluruh anggota DPR RI dan MPR RI untuk menjalankan fungsi pengawasan yang melekat terhadap para pembantunya di kementerian dan lembaga guna mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dan pelaksanaan anggaran,” jelasnya.
Sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Firman juga menekankan pentingnya keberanian seluruh anggota dewan, baik dari partai koalisi maupun di luar pemerintahan, untuk bersikap kritis dan objektif.
Ia menilai, sikap profesional dan independen sangat diperlukan agar DPR tetap menjadi lembaga yang dipercaya publik dalam mengawal jalannya pemerintahan.
“Baik yang berada di dalam koalisi maupun di luar pemerintahan harus berani bersikap lebih kritis, objektif, dan profesional tanpa rasa takut maupun ragu,” tegasnya.
Firman menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keberanian menyuarakan kebenaran merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.
“Sebagai wakil rakyat, kita harus bicara dan berani bicara untuk kebenaran serta membela kepentingan rakyat dan negara,” pungkasnya.
Dengan penegasan tersebut, Firman berharap kepercayaan publik terhadap DPR RI tetap terjaga, sekaligus memperkuat peran parlemen sebagai pilar demokrasi yang aktif mengawasi jalannya pemerintahan.














