Pati, Tuturpedia.com – Semangat mewujudkan Generasi Emas Indonesia bergema di Lapangan Voli Desa Serut Sadang, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Pada Minggu (15/02), Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, hadir langsung menyapa warga untuk mensosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pilar utama pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dalam kegiatan yang dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat tersebut, Edy menekankan bahwa pemenuhan nutrisi bukan sekadar urusan perut, melainkan investasi jangka panjang negara.
Senjata Melawan Putus Sekolah
Edy Wuryanto mengungkapkan bahwa Program MBG yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden memiliki dampak domino yang luar biasa, terutama bagi dunia pendidikan. Menurutnya, asupan gizi yang terjamin akan berbanding lurus dengan semangat belajar anak di sekolah.
“Program ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar, memperbaiki kondisi kesehatan, dan memastikan asupan gizi anak sekolah terpenuhi. Dampak jangka panjangnya adalah mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan partisipasi pendidikan kita,” ujar Edy di hadapan warga Winong.
Dongkrak Ekonomi Lokal
Selain fokus pada kesehatan anak, lansia, dan ibu hamil, legislator dari Komisi IX ini menyoroti potensi ekonomi yang dibawa oleh program ini. Karena melibatkan bahan pangan lokal, program MBG dinilai mampu menciptakan perputaran uang yang signifikan di tingkat desa dan kecamatan.
“Program ini juga memberdayakan ekonomi daerah. Ada pertumbuhan ekonomi lokal yang dipacu melalui pengadaan bahan pangan dan distribusi makanan di tiap wilayah,” tambahnya.
Pengawalan Masyarakat adalah Kunci
Pelaksanaan program yang dikoordinasikan oleh Badan Gizi Nasional ini diharapkan dapat berjalan tepat sasaran.
Oleh karena itu, Edy mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pati untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pengawas aktif.
“Mari kita sukseskan Program Makan Bergizi Gratis ini. Dukungan dan pengawalan dari bapak-ibu sekalian sangat penting agar tujuan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan sejahtera dapat terwujud,” pungkas Edy menutup sosialisasinya.














