banner 728x250

DIDUGA BEROPERASI LEWAT JALUR BELAKANG WRN! Belum 1000 Hari Korban Tewas, Minyak Ilegal Blora ‘Lolos’ ke Wonocolo, Warga Tuntut APH Tindak Tegas!

banner 120x600

Blora, Tuturpedia.com — Luka lama belum kering, aktivitas sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, kembali mencuat dan meresahkan. Belum genap 1000 hari tragedi kebakaran maut yang menewaskan lima warga, pengeboran ilegal diduga masih beroperasi, bahkan dengan pola distribusi yang terorganisir.

Masyarakat menduga minyak mentah dari Gendono dikirim ke Wonocolo melalui pihak yang diduga WRN (tanpa melewati Pertamina), padahal Delivery Order (DO) disebut-sebut ada BPE. Kamis, (30/10/2025).

Dugaan penggunaan jalur di luar prosedur resmi ini memicu kemarahan warga, yang menilai praktik ilegal ini telah mencederai rasa keadilan dan mengabaikan kematian korban.

Foto: Minyak (tangkap layar)

“Dugaan minyak ini dikirim ke Wonocolo, kami menduga nama WRN dibalik layar pengambilan minyak disini. Dengan berbagai dalih membersihkan dan lain-lain. Kalau memang mau dibersihkan kan bisa kordinasi dengan stakeholder. Kami trauma!” ucap Jr, nama samaran warga setempat.

Harapan masyarakat,” lanjutnya kembali, “Pemkab jangan tutup mata dengan adanya kejadian yang ada di desa Gandu khususnya Dukuh Gendono.”

“Kalau masih ingat statement,” lanjut Jr kembali.  “Bupati mau menutup sumur-sumur yang ada di area pemukiman.

“Tapi pada dasarnya dan realita di lapangan semua sumur yang kemarin ditutup kok bisa beroperasi lagi. Saya yakin nggak mungkin dengan adanya kegiatan ini Pemkab gak tahu atau pura-pura nggak tahu,” tandasnya.

Tragedi Diabaikan, Perputaran Uang Hampir Rp 1 Miliar

Warga setempat mengungkapkan bahwa aktivitas pengangkutan minyak ilegal ini sudah mencapai skala besar sejak insiden ledakan.

1. Skala Operasi: “Kui gandu sejak bar bledos kae. Wes luweh Soko 20 tangki ditambah wingi 3 tangki,” ujar warga, yang berarti dugaan total 23 tangki telah diangkut.
Nilai Fantastis: Dengan taksiran harga jual Rp 42 juta per tangki, total uang yang berputar dari 23 tangki mencapai Rp 966 Juta.

2. Ironi Sosial: Mirisnya, masyarakat menegaskan, “Warga Yo GK Ono seng dikei duit.(Warga tidak ada yang diberi uang),” menunjukkan hanya segelintir pihak yang meraup keuntungan besar.

Para pelaku diduga menggunakan dalih “rembesan” untuk memuluskan kegiatan ini, padahal rembesan yang sebenarnya tidak mungkin mencapai puluhan ton.

Tiga Tuntutan Mendesak Warga Gendono
Masyarakat Gendono meminta APH dan pemerintah mengevaluasi total kegiatan ini. Mereka menuntut keadilan, pemulihan lingkungan, dan penghentian praktik adu domba:

1. Pemulihan Trauma dan Lingkungan: Trauma masyarakat belum sembuh. Dampak lingkungan sangat parah, mulai dari sumber mata air yang tercemar hingga sawah yang terkena limbah dan tidak bisa ditanami.

2. Hentikan Kambing Hitam: Warga menolak keras dijadikan “kambing hitam” dengan klaim bahwa masyarakat berbondong-bondong ingin mengebor. Mereka merasa menjadi korban janji manis dari Kepala Desa dan pengurus.

3. Kembalikan Kedamaian: “Saya sebagai masyarakat pengen desa Gandu khususnya Gendono bisa seperti dulu lagi, sejuk, nyaman, dan damai.”

Mengenang 5 Korban Jiwa: Tuntutan Kemanusiaan

Desakan untuk menindak tegas praktik ilegal ini adalah bentuk penghormatan terakhir bagi lima korban jiwa yang tewas dalam kebakaran tragis pada Minggu (17/8) dan berlangsung selama tujuh hari:

1. Tanek (meninggal di lokasi, 17/8)
2. Wasini (meninggal 18/8, luka bakar 90%)
3. Sureni (meninggal 18/8, luka bakar 90%)
4. Yeti (istri Sukrin, meninggal 23/8, di RSUP dr. Sardjito)
5. Abu Dhabi (2 tahun, meninggal 11/8, di RSUP dr. Sardjito)

Masyarakat Gendono berharap APH segera bergerak, memutus mata rantai distribusi ilegal, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat, baik di lapangan maupun di balik meja, yang terus mencari keuntungan di atas penderitaan dan nyawa warga.

Penulis: Lilik Yuliantoro Editor: Permadani T.
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

118000301

118000302

118000303

118000304

118000305

118000306

118000307

118000308

118000309

118000310

118000311

118000312

118000313

118000314

118000315

118000316

118000317

118000318

118000319

118000320

118000321

118000322

118000323

118000324

118000325

118000326

118000327

118000328

118000329

118000330

128000306

128000307

128000308

128000309

128000310

128000311

128000312

128000313

128000314

128000315

138000271

138000272

138000273

138000274

138000275

138000276

138000277

138000278

138000279

138000280

138000281

138000282

138000283

138000284

138000285

138000286

138000287

138000288

138000289

138000290

138000291

138000292

138000293

138000294

138000295

138000296

138000297

138000298

138000299

138000300

148000306

148000307

148000308

148000309

148000310

148000311

148000312

148000313

148000314

148000315

148000316

148000317

148000318

148000319

148000320

148000321

148000322

148000323

148000324

148000325

148000326

148000327

148000328

148000329

148000330

148000331

148000332

148000333

148000334

148000335

158000191

158000192

158000193

158000194

158000195

158000196

158000197

158000198

158000199

158000200

158000201

158000202

158000203

158000204

158000205

158000206

158000207

158000208

158000209

158000210

158000211

158000212

158000213

158000214

158000215

158000216

158000217

158000218

158000219

158000220

168000276

168000277

168000278

168000279

168000280

168000281

168000282

168000283

168000284

168000285

168000286

168000288

168000291

168000292

168000293

168000294

168000295

168000296

168000297

168000298

168000299

168000300

168000301

168000302

168000303

168000304

168000305

178000359

178000360

178000361

178000362

178000364

178000365

178000366

178000367

178000368

178000369

178000370

178000371

178000372

178000373

178000374

178000375

178000376

178000377

178000378

178000379

178000380

178000381

178000382

178000383

178000384

178000385

188000366

188000367

188000368

188000369

188000370

188000371

188000372

188000373

188000374

188000375

188000376

188000377

188000378

188000379

188000380

188000381

188000382

188000383

188000384

188000385

188000386

188000387

188000388

188000389

188000390

188000391

188000392

188000393

188000394

188000395

198000265

198000266

198000267

198000268

198000269

198000270

198000271

198000272

198000273

198000274

198000275

198000276

198000277

198000278

198000279

198000280

198000281

198000282

198000283

198000284

198000285

198000286

198000287

198000288

198000289

198000290

198000291

198000292

198000293

198000294

208000086

208000087

208000088

208000089

208000090

208000091

208000092

208000093

208000094

208000095

208000096

208000097

208000098

208000099

208000100

208000101

208000102

208000103

208000104

208000105

208000106

208000107

208000108

208000109

208000110

208000111

208000112

208000113

208000114

208000115

218000201

218000202

218000203

218000204

218000205

218000206

218000207

218000208

218000209

218000210

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

228000156

228000157

228000158

228000159

228000160

228000161

228000162

228000163

228000164

228000165

228000166

228000167

228000168

228000169

228000170

228000171

228000172

228000173

228000174

228000175

228000176

228000177

228000178

228000179

228000180

238000271

238000272

238000273

238000274

238000275

238000276

238000277

238000278

238000279

238000280

238000281

238000282

238000283

238000284

238000285

238000286

238000287

238000288

238000289

238000290

238000291

238000292

238000293

238000294

238000295

238000296

238000297

238000298

238000299

238000300

news-1701