Tuturpedia.com – Isfahan sedang banyak disinggung dalam berita internasional setelah Israel menembakkan misil ke Provinsi Isfahan, Iran, pada Jumat (19/4/2024) sebagai tanggapan atas serangan udara Iran ke Israel pada Sabtu (13/4/2024).
Provinsi Isfahan yang terletak di tengah negeri Iran memiliki posisi penting dalam pertahanan negara karena menjadi lokasi dari pangkalan militer, pabrik misil, dan fasilitas nuklir.
Namun Isfahan juga merupakan pusat kebudayaan serta salah satu tujuan utama wisatawan mancanegara di Iran yang membuatnya memiliki posisi, seperti Provinsi Bali dan Yogyakarta bagi Indonesia.
Provinsi Isfahan saat ini menjadi lokasi dari lima situs warisan dunia UNESCO yang tiga diantaranya berada di ibu kota provinsi yaitu Kota Isfahan.
Dilansir Tuturpedia dari laman UNESCO pada Selasa (23/4/2024), tempat paling populer adalah Meidan Emam, ikon Kota Isfahan, yang merupakan salah satu alun-alun terbesar di dunia.
Dikenal sebagai ‘Naghsh-e Jahan’ yang dalam bahasa Persia berarti ‘Gambaran Dunia’ karena kemegahan dan keindahannya, lapangan ini dikelilingi di keempat sisi dengan bangunan bersejarah dari Dinasti Safawiyah di abad ke-17.
Keempat bangunan mewakili aspek penting dalam masyarakat, yaitu religi yang diwakili dengan keberadaan Masjid Sheikh Lotfallah dan Masjid Shah, Istana Ali Qapu sebagai unsur politik, dan Pasar Qeysariyyeh yang mewakili aspek ekonomi.
Isfahan juga menjadi rumah bagi Masjed-e Jāmé yang masih berdiri sejak abad ke-12. Masjid ini menjadi contoh pertama dari masjid empat iwan, salah satu tipe masjid populer di dunia terutama di Asia Tengah.
Ciri khas yang dimiliki masjid ini berupa lapangan persegi terbuka di tengah masjid dengan empat gerbang (iwan) di tiap sisinya.
Sebagai ibu kota Dinasti Safawiyah yang dahulu membentang dari Timur Tengah hingga Kaukasus, Kota Isfahan juga memiliki Istana Chehel Sotoun yang menjadi situs warisan budaya dunia karena memiliki taman dengan desain khas Persia.
Provinsi Isfahan juga menjadi lokasi dari sistem irigasi purba bernama ‘qanat’ yang masih digunakan hingga sekarang. Teknik untuk bertahan hidup di area tandus ini digunakan sebagai sumber daya air bagi rumah tangga dan pertanian.
Situs warisan dunia lain yang berada di Provinsi Isfahan adalah Karavanserai yaitu tempat peristirahatan atau semacam rest area bagi rombongan pedagang di Jalur Sutra yang dahulu turut melintasi Iran termasuk Isfahan.
Meskipun dilindungi secara hukum internasional melalui Konvensi Warisan Dunia UNESCO, situs warisan dunia di Isfahan dan di kawasan akan terancam dengan potensi pecahnya perang Iran-Israel yang juga diprediksi akan meluas ke negara lain di Timur Tengah.
Konflik bersenjata merupakan salah satu ancaman terbesar bagi kelestarian situs warisan dunia seperti yang telah terjadi di wilayah konflik Afghanistan, Irak, Libya, Palestina, Republik Demokratik Kongo, Suriah, Ukraina, dan Yaman.***
Penulis: Fadillah Wiyoto
Editor: Nurul Huda















