Prabowo Resmi Diberi Gelar ‘Sahabat Santri’ di Pondok Pesantren Genggong Probolinggo

TUTURPEDIA - Prabowo Resmi Diberi Gelar 'Sahabat Santri' di Pondok Pesantren Genggong Probolinggo
banner 120x600

Tuturpedia.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo secara resmi diberi gelar sebagai ‘Sahabat Santri’ setelah menghadiri acara Doa Santri untuk Negeri di Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo, Jawa Timur. 

Gus Dr Moh Haris Damanhuri Romly, salah satu Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong, mengungkapkan bahwa awalnya mereka berkeinginan memiliki figur seorang bapak yang mampu memperjuangkan aspirasi para santri. 

Namun, ketika usulan tersebut disampaikan, Prabowo menolak dengan alasan bahwa gelar “Bapak Santri” memberikan kesan ketidaksetaraan.

Gus Haris kemudian mengajukan alternatif, yaitu menjadikan Prabowo sebagai Sahabat Santri. 

“Kami awalnya ingin memiliki sosok bapak yang nantinya mampu memperjuangkan aspirasi para santri. Dan setelah kami haturkan keinginan itu, beliau (Prabowo) tidak berkenan dengan alasan jika Bapak Santri itu kesannya tidak ada kesetaraan,” tutur Gus Haris di Ponpes Genggong Probolinggo, Selasa (2/1/2024).

Dalam pernyataannya, Damanhuri sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Genggong Jawa Timur menjelaskan bahwa penobatan tersebut bukan tanpa alasan. 

Menurutnya, Prabowo dianggap memiliki kedekatan yang signifikan dengan santri dan telah sering bekerja sama dengan mereka untuk kemajuan Indonesia.

“Para santri berharap jika terpilih sebagai presiden, Prabowo akan lebih dekat dan bersinergi dengan komunitas santri,” tambah Damanhuri.

Damanhuri berharap bahwa potensi terpilihnya Prabowo sebagai Presiden tahun ini akan membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih baik, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan, keadilan sosial, dan interaksi global.

Pentingnya pendidikan dalam konteks saat ini menjadi sorotan Damanhuri, yang menyebut bahwa nilai-nilai kearifan lokal perlu terus diperkuat guna mendukung kemajuan bangsa. 

“Para santri, dengan segala kerendahan hati, ingin melihat Indonesia tidak hanya maju dalam aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dalam pendidikan, kebudayaan, dan kesejahteraan sosial,” ucapnya.

Di sisi lain, Prabowo merespons penobatan sebagai sahabat santri dengan rasa hormat dan terima kasih. 

Ia menyebut bahwa penghargaan tersebut merupakan suatu kehormatan baginya. Amanat dari santri dianggapnya sebagai panduan dan bahan renungan yang akan menjadi landasan dalam setiap kebijakan dan langkahnya ke depan. 

“Terima kasih, anak-anak santriwan-santriwati, suatu kehormatan besar bagi saya yang dianggap sahabat para santri. Memang benar, saya sebagai seorang prajurit dulu, memang sangat dekat dengan kiai dan ulama, sekali lagi terima kasih,” ungkap Prabowo.***

Penulis: Muhamad Rifki

Editor: Nurul Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

tuturpedia.com - 2026