Indeks
News  

440 Ribu Penumpang Terdampak KA Argo Bromo Anjlok, KAI Pastikan Refund Tiket 100 Persen

Doc: KAI DaOp 1

tuturpedia.com — Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegaden Baru, Subang, Jawa Barat, pada Jumat (1/8/2025) membawa dampak besar bagi layanan perjalanan kereta di Pulau Jawa. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 440 ribu penumpang terdampak, baik akibat pembatalan perjalanan maupun keterlambatan.

“KAI memastikan seluruh penumpang yang terdampak berhak mendapatkan refund 100 persen dari harga tiket yang telah dibeli, di luar biaya pemesanan,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus, dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).

80 Perjalanan KA Dibatalkan, 7 KA Terlambat

Sejak hari kejadian hingga dua hari setelahnya, KAI mencatat setidaknya 80 perjalanan KA dibatalkan, termasuk KA Argo Bromo, Taksaka, Manahan, hingga sejumlah perjalanan kereta di Daop 2 Bandung dan Daop 4 Semarang. Tak hanya itu, 7 perjalanan lainnya mengalami keterlambatan signifikan, dengan durasi mencapai lebih dari 3 jam.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Saat ini KAI terus berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan layanan,” kata Joni.

Doc: KAI DaOp 1

Opsi Refund & Reschedule Tanpa Potongan

Bagi penumpang yang memilih membatalkan perjalanan, KAI membuka layanan refund penuh 100 persen, yang bisa diakses di seluruh loket stasiun, aplikasi KAI Access, hingga melalui KAI Contact Center (121 atau WhatsApp 0811-1211-1121).

“Kami memberikan waktu 7×24 jam sejak jadwal keberangkatan untuk pengajuan pembatalan tiket. Tidak akan ada potongan biaya apapun,” jelas Joni. Selain refund, KAI juga memfasilitasi penjadwalan ulang (reschedule) tanpa biaya tambahan bagi penumpang yang ingin mengubah jadwal perjalanan.

Proses Evakuasi Berjalan Lancar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kabar baiknya, dalam insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek ini, tidak ada korban jiwa. Proses evakuasi seluruh penumpang berjalan aman dan tertib. PT KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub langsung menerjunkan sekitar 200 personel teknis untuk melakukan evakuasi dan perbaikan jalur rel.

Setelah upaya intensif selama dua hari, jalur rel di lokasi kejadian berhasil diperbaiki dan kembali difungsikan. Namun, untuk memastikan keamanan, kecepatan kereta yang melintas di jalur tersebut dibatasi hingga 10 km/jam.

Penyebab Anjlok Masih Diinvestigasi

Mengenai penyebab pasti anjloknya kereta, Joni menegaskan bahwa KAI bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah melakukan investigasi mendalam.

“Saat ini penyebab anjloknya KA Argo Bromo Anggrek masih dalam proses investigasi oleh tim internal KAI bersama dengan Kemenhub. Kami akan mengumumkan hasilnya segera setelah proses pemeriksaan selesai,” jelas Joni.

Jalur Selatan Jadi Alternatif, Layanan Bertahap Normal

Sebagai langkah antisipasi, KAI mengalihkan beberapa perjalanan kereta api ke jalur selatan (via Kroya–Purwokerto–Banjar) guna mengurangi dampak terhadap jadwal perjalanan lain. Seiring dengan proses pemulihan jalur, layanan kereta api di rute Jakarta–Surabaya diproyeksikan akan kembali normal secara bertahap.

“Kami terus memonitor perkembangan di lapangan dan melakukan koordinasi intensif agar seluruh layanan segera pulih 100 persen,” pungkas Joni.

Exit mobile version