Jakarta, Tuturpedia.com – Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Sudewo sebagai tersangka dalam pengembangan perkara tersebut. Kamis, (19/02/2026).
KPK menyebut penetapan Sudewo menjadi langkah penting untuk mengurai dugaan praktik korupsi proyek perkeretaapian. Ia dinilai sebagai “pintu masuk” untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.
Perkara ini sebelumnya menyeret sejumlah nama dalam fakta persidangan, termasuk belasan anggota DPR RI yang disebut menerima aliran dana. Kini perhatian publik tertuju pada nasib 18 anggota dewan yang namanya sempat muncul di persidangan.
Meski demikian, KPK menegaskan penyidikan saat ini masih difokuskan pada perkara Sudewo. Pengembangan terhadap pihak lain akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan penyidikan.
“Sejauh ini kami fokus pada perkaranya Saudara SDW. Kita akan menggali semuanya, tetapi difokuskan kepada Saudara SDW karena yang saat ini sudah naik ke penyidikan adalah Saudara SDW,” ujar perwakilan KPK.
Dalam persidangan sebelumnya, sejumlah nama anggota Komisi V DPR RI disebut terkait aliran dana proyek DJKA. Namun, KPK menegaskan bahwa penyebutan nama di persidangan tidak serta-merta membuat seseorang bisa ditetapkan sebagai tersangka.
Menurut KPK, peningkatan status hukum harus didukung kecukupan alat bukti. Informasi yang muncul di persidangan tetap didalami, tetapi wajib diperkuat bukti tambahan.
“Untuk meningkatkan status itu harus ada kecukupan alat bukti,” tegasnya.
Artinya, nasib 18 anggota DPR tersebut akan sangat bergantung pada hasil pendalaman penyidikan. Jika ditemukan bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan aktif, KPK membuka peluang pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut.
KPK juga menegaskan tidak menutup kemungkinan memanggil siapa pun yang dianggap mengetahui atau terkait perkara ini. Keterangan saksi dinilai penting untuk memperkuat pembuktian di proses hukum selanjutnya.
Perkembangan kasus DJKA ini pun dipastikan masih akan terus bergulir seiring proses penyidikan yang berjalan. Publik kini menanti sejauh mana perkara ini akan mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.
